Home > Biografi, Opini > Adolf Hitler, Prestasinya dan Sisi Baik yang Bisa Diambil

Adolf Hitler, Prestasinya dan Sisi Baik yang Bisa Diambil

Siapa sih yang gak kenal sama tokoh yang satu ini? Salah satu tokoh yang dibenci oleh banyak orang di dunia. Sebenernya artikel ini adalah salah satu tugas yang ane dapet di semester kemaren. ane copas disini aja deh, lumayan bisa nambah pengetahuan.

Adolf Hitler adalah pemimpin Jerman selama reich (sama dengan imperium) ketiga (tahun 1933 -1945). Dia adalah orang yang dianggap paling bertanggung jawab atas pecahnya perang dunia kedua. Hitler adalah orang yang berhasil membangun kembali bangsa Jerman dari keterpurukan akibat kekalahan mereka di perang dunia pertama. Dia selalu menegaskan bahwasanya bangsa Jerman adalah bangsa yang besar dan ditakdirkan untuk memimpin bangsa-bangsa lainnya.

Walaupun Hitler adalah pemimpin Jerman yang terkenal, pada kenyataannya Hitler lahir di Braunau am Inn, sebuah kota kecil di Austria pada tanggal 20 April 1889. Ayahnya bernama Alois Hitler dan ibunya bernama Klara Poelzl. Hitler tumbuh dengan rasa kebencian terhadap ayahnya. Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia, Hitler keluar dari sekolah dan ingin meneruskan sekolah seni di Vienna. Sayangnya Hitler ditolak masuk kesana dan akhirnya berjualan kartu pos bergambar hasil kreasinya  untuk bertahan hidup.

Pada tahun 1913, Hitler pindah ke kota Munich, dan dia menghindari wajib militer di negara asalnya, Austria. Akan tetapi, saat perang dunia pertama pecah, Hitler dengan senang hati masuk ke Resimen Infantri Bavaria, dimana dia mendapatkan 2 kali penghargaan atas keberaniannya. Walaupun demikian, Jerman menelan kekalahan di perang tersebut dan harus menandatangani perjanjian Versailles yang sangat merugikan Jerman.

Setelah perang dunia pertama usai, Hitler mulai berpikir bahwasanya dia ditakdirkan untuk menyelamatkan dan mengembalikan kejayaan bangsa Jerman. Dia mulai masuk ke ranah politik dengan memasuki Partai Pekerja Jerman dan mengembangkannya sampai menjadi besar.  Tahun 1921, Hitler menjadi ketua Partai Pekerja Jerman dan kemudian mengganti namanya menjadi Partai Pekerja Sosialis Jerman. Dengan kekuasaan yang dimilikinya, dia kemudian membentuk pasukan pribadi yang bernama Schutzstaffel atau lebih populer dengan nama SS serta menunjuk Heinrich Himmler untuk menjadi pemimpinnya. Selain itu, Hitler juga mulai memperkenalkan lambang baru partai yang berupa lambang swastika.

Bulan November 1923, Hitler melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang telah ada dengan dipimpin oleh Jenderal Ludendorff. Tiga ribu orang yang mendukung kudeta ini kemudian turun ke jalan, akan tetapi mereka dihadang oleh polisi dan aksi mereka digagalkan. Hitler sendiri ditangkap dan divonis 5 tahun penjara. Pada kenyataannya, dia hanya dipenjara selama 9 bulan saja. Waktu-waktu semasa di penjara dia gunakann untuk menulis buku yang berjudul “Mein Kampf” yang laku keras.

Setelah bebas dari penjara, Hitler lebih berhati-hati dalam membangun kembali partainya, partai Nazi, dan bekerjasama dengan tokoh-tokoh yang berpengaruh di Jerman seperti Goebbles dan Goering. Dengan kesabaran dan kegigihannya, partai Nazi semakin besar dan pada tahun 1930 berhasil menguasai 107 kursi di parlemen jerman, kemudian meningkat di tahun 1932 dimana partai Nazi mendapatkan 230 kursi di parlemen.

Pada 30 Januari 1933, Hitler diangkat menjadi Kanselir Jerman, kemudian saat von Hindenburg (presiden Jerman saat itu) meninggal, dia mengambil perannya dan menggabungkan peran Kanselir dan Presiden menjadi satu untuk menjadi Fuhrer atau pemimpin Jerman.

Semenjak menjadi Fuhrer, Hitler mulai menjalankan kekuasaan secara totaliter, dia mulai merubah Jerman dari keterpurukan yang mendalam menjadi kepercayaan diri yang tinggi, menggandakan kekuatan Jerman, membangun sarana dan prasarana umtuk kepentingan umum (sebagai contoh: jalan tol pertama di dunia, Autobahn), membangun gedung-gedung baru yang sesuai dengan seleranya. Dan kemudian mulai melanggar perjanjian Versailles.

Adolf Hitler memulai ekspansi wilayahnya ke Austria. Wilayah Austria dia dapatkan tanpa pertumpahan darah karena pemerintah Austria sendiri lemah dan rakyat Austria malah mendukung Hitler sepenuhnya. Kemudian Hitler berusaha untuk memecahbelah Cekoslovakia. Pada tahun 1939, Jerman menyerang Polandia. Akibatnya banyak negara yang menyatakan perang kepada Jerman seperti Prancis dan Inggris, akan tetapi Hitler dan Jerman dengan kepercayaan dirinya yang tinggi merasa yakin mereka akan sukses memnangkan perang ini. Invasi ke Polandia ini berlangsung dengan baik, mereka berhasil menduduki Polandia, dan pada tahun 1941 ingin meluaskan daerah pendudukan mereka ke Rusia.

Pada tahun 1941, Hitler dan Benito Mussolini dari Italia menyatakan diri adanya poros antara Roma dan Berlin. Selain dengan Italia, Hitler juga melakukan kerjasama dengan Jepang. Pada awalnya mereka ingin bekerjasama dengan Cina, akan tetapi setelah melihat kekuatan Jepang yang lebih terorganisir dan modern, Hitler memutuskan bekerjasama dengan Jepang.

Pada awalnya, Jerman selalu memenangkan perang-perang terutama dengan Rusia, akan tetapi kemudian pasukan Rusia berhasil memukul mundur Jerman sampai Polandia. Serangan juga datang dari arah barat yaitu Inggris dan Prancis, selain di negaranya sendiri, Jerman juga berperang di daerah penjajahannya, yaitu Afrika dan mengalami kekalahan-kekalahan. Setelah Jerman kalah, dan Berlin didekati oleh pasukan musuh dari dua arah, Hitler menjadi paranoid dan memilih bersembunyi dalam bunker. Dalam kepanikan dan kekalahan, Hitler menikahi kekasihnya, Eva Braun dan melakukan bunuh diri di bunker pada tanggal 30 April 1945.

Karakter

Adolf Hitler adalah seorang pemimpin yang kharismatik. Dia bisa menggerakkan dan mengendalikan bangsa Jerman yang terpuruk setelah perang dunia pertama menjadi kuat kembali. Pidato-pidato yang penuh semangat dan berapi-api telah menjadi ciri khasnya dan bisa membakar semangat rakyat Jerman. Bahkan hingga kini pun, Hitler masih bisa dikategorikan sebagai orator terbaik sepanjang masa. Bakat pemimpin ini telah ditunjukkan sejak kecil dimana dia sering bermain perang-perangan dan menjadi komandannya.

Selain itu, Hitler mempunyai watak yang keras, hal ini sangat terlihat saat dia menginginkan Austria masuk menjadi bagian dari Jerman. Dengan ancaman dan gertak sambal dari Hitler saja, akhirnya pemerintah Austria bersedia masuk menjadi bagian dari Jerman.

Hitler adalah seorang yang ambisius, akan tetapi seringkali karena terlalu ambisius itulah menjadikan dia lengah dan tidak menyadari kondisi pasukannya sendiri. Sebagai contoh, setelah Jerman berhasil menaklukan Polandia, Hitler memerintahkan pasukannya untuk meneruskan invasi ke Rusia. Pada awalnya memang pasukan Jerman menang. Akan tetapi, karena kelelahan, pasukan Jerman dapat dipukul mundur oleh pasukan Rusia.

Dibalik sifat-sifat negatif yang dimilikinya, Hitler merupakan seseorang yang sangat sayang pada anak-anak. Pada saat Hitler berkonvoi di Austia untuk menegaskan bergabungnya Austria ke Jerman, hanya anak-anak yang diperbolehkan mendekati sang Fuhrer. Selain itu, dia juga adalah orang yang menyayangi binatang dan seorang vegetarian. Bahkan ia melarang orang lain untuk makan daging apabila sedang berada di hadapannya. Oleh karena itulah, ada beberapa orang yang mempertanyakan kebenaran dari tragedi Holocaust.

Sang Fuhrer juga adalah orang yang mempunyai perhatian besar terhadap kesenian dan keindahan. Saat dia kecil, dia pernah berusaha untuk masuk ke sekolah seni Vienna walaupun dia ditolak. Hitler  mempunyai rumah dengan pemandangan yang bagus, dia juga menyewa orang untuk mengurusi rumahnya tersebut. Dia suka menonton film dan menonton opera.

Hitler adalah orang yang jenius dan berpikiran terbuka. Dari otaknyalah muncul ide-ide jenius yang bahkan terpakai hingga saat ini. Seperti jalan tol Autobahn, perusahaan otomotif Volkswagen, arsitektur kota Berlin, sampai dengan sistem persenjataan yang maju untuk saat itu. Bahkan untuk mendukung ide-idenya tersebut, Hitler mengangkat orang-orang yang dipercaya dan dianggap sanggup untuk mengerjakan proyek-proyek tersebut. Peralatan perang seperti tank, roket, mesin jet, kapal selam dan masih banyak lagi adalah benda-benda yang dikembangkan saat Jerman berada dalam kekuasaan Hitler.

Hitler mempunyai selera humor yang bagus. Seringkali staff-staff dan pengawalnya ia kerjai, bahkan terlalu keterlaluan sampai-sampai ada anak buahnya yang akhiirnya membelot ke pihak musuh dan membocorkan rahasia penting Nazi pada musuh hanya karena tidak tahan sering dikerjai oleh Hitler.😀

Selayaknya pemimpin kelas dunia lainnya, Hitler pun mempunyai pandangan yang visioner tentang masa depan. Walaupun hal tersebut akhirnya gagal dicapai olehnya dan oleh Jerman.

Motivasi

Mengapa saya memilih Hitler untuk diangkat dalam tugas kali ini? Hal ini tidak lain karena saya kagum dengan sosok seorang Adolf Hitler. Berawal dari bukan siapa-siapa, akhirnya menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh di dunia. Walaupun banyak orang yang membenci Hitler, saya tetap melihat Hitler dari posisi netral. Bukan dari pandangan orang Jerman atau dari pandangan orang barat. Seburuk-buruknya manusia, pasti akan ada beberapa hal yang baik darinya. Akan tetapi, entah mengapa banyak orang yang entah mengapa, dengan sengaja menutup mata pada hal-hal positif yang ada dalam diri Hitler, bahkan berusaha untuk menghilangkannya.

Menurut saya, beberapa sifat-sifat positif Hitler bisa dijadikan teladan. Akan tetapi, tentu dengan beberapa penyesuaian. Visioner, percaya diri, optimis dan gigih adalah beberapa dari sifat Hitler yang bisa ditiru dan diterapkan dalam kehidupan kita.

Prestasi

Prestasi-prestasi yang pernah dicapai oleh Hitler antara lain:

  • Mendapatkan penghargaan atas keberaniannya di perang dunia pertama
  • Menjadi pimpinan Nazi
  • Menjadi kanselir kemudian digabungkan perannya dengan Presiden menjadi Fuhrer atau pemimpin Jerman
  • Memajukan ekonomi Jerman yang porak poranda pasca perang dunia pertama
  • Mendesain ulang arsitektur Jerman, kota Berlin pada umumnya
  • Mendorong industri Jerman, antara lain perusahaan otomotif rakyat Jerman atau Volkswagen
  • Menaklukkan Austria, Polandia dan Rusia, semua karena strategi dari Hitler.
Categories: Biografi, Opini Tags: ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: