Home > Uncategorized > Pemeriksaan Pajak

Pemeriksaan Pajak

Well.. balik lagi nih ane.. hehehe.. kali ini dapet ilham alias inspirasi nih. Berawal dari tayangan Headline News di salah satu stasiun televisi swasta tanah air (yang biasanya muncul sejam sekali itu loh..) dimana didalam beritanya adalah Tim Investigasi kekerasan yang diduga dilakukan oleh salah satu wakil menteri lagi melakukan reka ulang kejadian. Taulah ya siapa namanya, gak usah disebutin.
Nah, di artikel ini, ane bukan mau ngebahas orang yang diduga melakukan kekerasan itu, akan tetapi ane mau ngebahas pemeriksaan pajak. Gubraakk.. kok gak nyambung sama intronya di depan? Hehehe.. Jangan salah sangka dulu, justru karena ada tim investigasi yang salah satu kegiatannya adalah menginvestigasi atau memeriksa, makanya ane jadi inget sama yang namanya pemeriksaan. Trus karena ane kuliah di Jurusan Pajak, pikiran ane langsung deh masuk ke pemeriksaan pajak.. wkwkwkk..

Well, pemeriksaan berasal dari kata periksa. Setelah ane jalan-jalan ke KBBI daring(red:online), ane temuin nih apa artinya kata periksa.

pe•rik•sa v lihat dng teliti: tolong — lemari itu kalau-kalau ada yg aneh di dalamnya;
me•me•rik•sa v 1 melihat dng teliti untuk mengetahui keadaan (baik tidaknya, salah benarnya, dsb); 2 menyelidiki untuk mengetahui sesuatu (untuk mempelajari, mencari pengetahuan, dsb); menelaah (suatu hal, peristiwa, dsb); 3 menanyai orang untuk mengetahui salah tidaknya dsb; mengusut (perkara); mempertimbangkan dan mengadili (perkara); 4 mengontrol; mengawasi;

sedangkan pemeriksaan sendiri artinya:

pe•me•rik•sa•an n 1 proses, cara, perbuatan memeriksa; 2 hasil (pendapatan) memeriksa; periksaan; 3 penyelidikan; pengusutan (perkara dsb);

nah, Sob. Pengertian pemeriksaan di KBBI sama di undang-undang agak beda nih. Di UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan(UU KUP) No. 6 tahun 1983 stdtd. UU No. 28 tahun 2007 pasal 1 angka 25, pengertian pemeriksaan adalah sebagai berikut:

Pemeriksaan adalah serangkaian kegiatan menghimpun dan mengolah data, keterangan, dan/atau bukti yang dilaksanakan secara objektif dan profesional berdasarkan suatu standar pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dan/atau untuk tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Tuh kan, udah keliatan sedikit bedanya, walaupun intinya sama.. Wkwkwkwk.. Jangan bingung ya Sob, Pengertian keduanya sama-sama bener kok. Yang satu bener menurut KBBI, yang satu bener menurut undang-undang. (trus apa bedanya? yah, silahkan bertanya pada rumput yang bergeol. :-P)

Dari pengertian pemeriksaan dalam UU KUP, dapat diketahui adanya 2 unsur, yaitu:

  • kegiatan menghimpun dan mengolah data, keterangan, dan/atau bukti

Menghimpun, berarti pemeriksa memiliki wewenang untuk mengumpulkan data, keterangan dan/atau bukti baik dari internal maupun eksternal Wajib Pajak yang sedang diperiksa.

Mengolah, berarti pemeriksa dapat menggunakan data, keterangan dan/atau bukti yang telah dikumpulkan untuk dikelola atau dipakai untuk mencari potensi perpajakan lain yang tentunya harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

  • menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dan/atau untuk tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Nah, kalo 2 hal yang ini terkait dengan tujuan dari pemeriksaan itu sendiri. Jadi tujuan dari pemeriksaan adalah menguji kepatuhan WP dan tujuan lainnya adalah tujuan lain.. Wkwkwk. Kata-katanya ribet.😛 (Biarin,namanya juga penulis newbie).

Pemeriksaan untuk menguji kepatuhan. Kriteria dimana bisa dilakukan pemeriksaan untuk menguji kepatuhan ada di SE Dirjen Pajak No. 85 tahun 2011. Wah, masih baru euy, masih kinyis-kinyis. Kriterianya adalah:

    1. Pemeriksaan Rutin, merupakan pemeriksaan yang dilakukan sehubungan dengan pemenuhan hak dan/atau pelaksanaan kewajiban perpajakan Wajib Pajak atau karena diwajibkan oleh Undang-Undang KUP; dan
    2. Pemeriksaan Khusus atau pemeriksaan berdasarkan analisis risiko (risk based audit), merupakan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Wajib Pajak yang berdasarkan hasil analisis risiko secara manual atau secara komputerisasi menunjukkan adanya indikasi ketidakpatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan

Nah, kalau Sobat pembaca mau tau tata cara pemeriksaan untuk menguji kepatuhan ini, Sobat bisa pantengin Per-34 tahun 2011. Disitu udah dijelasin tata cara pemeriksaannya mulai dari A sampai Z. Dijamin bingung deh kalo pertama kali baca. Wkwkwkwk..

Pemeriksaan untuk tujuan lain. Apa aja sih tujuan lain itu? Nah, tujuan lainnya dijelasin di SE Dirjen Pajak No. 116 tahun 2009. Disitu disebutin bahwasanya, kriteria diadakannya pemeriksaan untuk tujuan lain itu adalah:

    • Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan/atau pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP) secara jabatan;
    • Penghapusan NPWP dan/atau pencabutan pengukuhan PKP;
    • Wajib Pajak mengajukan keberatan;
    • Pengumpulan bahan guna penyusunan Norma Penghitungan Penghasilan Neto;
    • Penentuan Wajib Pajak berlokasi di daerah terpencil;
    • Penentuan satu atau lebih tempat terutang Pajak Pertambahan Nilai;
    • Pemeriksaan dalam rangka penagihan pajak;
    • Penentuan saat produksi dimulai atau memperpanjang jangka waktu kompensasi kerugian sehubungan dengan pemberian fasilitas perpajakan;
    • Memenuhi permintaan informasi dari negara mitra Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda.

Selain itu, di SE-Dirjen Pajak No. 116 tahun 2009 juga disebutkan bahwa pemeriksaan untuk tujuan lain tidak dimaksudkan untuk menerbitkan Surat Ketetapan Pajak atau Surat Tagihan Pajak.
Wih, banyak juga ya.. Untuk tata cara pemeriksaan untuk tujuan lain ini, Sobat bisa liat di Per 35 tahun 2011.
Nah, sobat, segini dulu ya artikel tentang pemeriksaan ini. Semoga tulisan pendek ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Udah malem nih, ane mau bobok dulu. Hahahahahha.. See U on another post.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: